Start Your Day With A Big Smile

Kamis, 05 Mei 2011

Pasangan Dari Tuhan

Bertahun-tahun yang lalu aku berdoa kepada Tuhan untuk memberikan pasangan hidup. “Engkau tidak memiliki pasangan karena engkau tidak memintanya”, jawab Tuhan.

Aku menjelaskan criteria pasangan yang baik hati, lemah lembut, mudah mengampuni, hangat , jujur, penuh damai dan sukacita, murah hati, penuh pengertian,pintar dan harmonis.
Aku bahkan memberikan criteria pasangan tersebut secara fisik yang selama ini ku impikan. Sejalan dengan berlalunya waktu, aku menambahkan daftar kreteria yang ku inginkan dalam pesangan ku.


Suatu malam, dalam doa Tuhan berkata dalam hatiku “ Hambaku, Aku tidak dapat memberikan apa yang engkau inginkan”. Aku bertanya, “Mengapa Tuhan?” dan Ia menjawab, “Karena Aku adalah Tuhan dan Aku adalah adil. Aku adalah kebenaran dan segala yang kaku lakukan adalah benar”. Aku bertanya lagi, “Tuhan, aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat memperoleh apa yang aku pinta dari-Mu?” Jawab Tuhan,”Aku akan menjelaskan kepadamu. Adalah suatu ketidakadilan dan ketidakbenanaran bagiku untuk memenuhi keinginanmu karena Aku tidak dapat memberikan sesuatu yang bukan seperti engkau.

Tidaklah adil bagiku untuk memberikan seseorang yang penuh dengan cinta dan kasih kepadamu jika terkadang engkau masih kasar, atau memberikan seseorang yang pemurah tetapi engkau masih kejam atau seseorang yang mudah mengampuni tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan dendam, atau seseorang yang sensitive, namun engkau sendiri tidak.

Kemudian Ia berkata kepadaku, “Adalah lebih baik jika Aku memberikan kepadamu seseorang yang Aku tahu dapat menumbuhkan segala kualitas yang engkau cari selama ini, daripada membuat engkau membuang waktu mencari seseorang yang sudah mempunyai semuanya itu. Pasanganmu akan berasal dari tulangmu dan dagingmu, dan engkau akan melihat dirimu sendiri didalam dirinya dan kalian berdua akan menjadi satu. Aku akan memberikan pasangan yang sempurna karena engkau tidak sempurna. Aku memberikan seseorang yang dapat tumbuh bersama.”
Regards,
Diego

Tidak ada komentar:

Posting Komentar